Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yusri Yusuf, memiliki komitmen kuat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) II, yang sebagian besar warganya bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Faizal Rachman, menilai potensi besar galian C di Kutim bisa menjadi solusi efisien dalam memenuhi kebutuhan material konstruksi, seperti batu dan pasir.

Anggota DPRD Kutim, Novel Tyty Paembonan, tetap optimistis bahwa serapan anggaran akan meningkat meski penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Kutim baru mencapai 29,47 persen hingga triwulan ketiga 2024.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jimmi, menegaskan bahwa Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD periode 2019-2024 tidak hilang, melainkan terhambat masalah realisasi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Kutim memiliki tingkat pengangguran yang cukup mengkhawatirkan, terutama di kelompok tenaga kerja berpendidikan tinggi. Hal ini dinilai sebagai tantangan besar yang harus segera diatasi oleh pemerintah daerah.

Anggota DPRD Kutai Timur, Julfansyah, berkomitmen memperjuangkan perbaikan jalan rusak yang menghubungkan Kecamatan Muara Bengkal dan Batu Ampar. Jalan yang kini berstatus Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan ini menjadi kendala utama bagi masyarakat yang kesulitan mengakses transportasi dan perekonomian.

Anggota DPRD Bontang, Heri Keswanto, memberikan apresiasi tinggi kepada empat pelajar SMA IT Daarul Hikmah Boarding School (DHBS) yang menciptakan biskuit inovatif berbahan tepung mangrove dan ekstrak daun kelor.

Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Julfansyah, menyoroti besarnya potensi sektor pertanian di Daerah Pemilihan (Dapil) 3, yang meliputi Kecamatan Muara Ancalong, Busang, Muara Bengkal, Long Mesangat, dan Batu Ampar.