DPRD Kota Bontang melontarkan kritik terhadap alokasi anggaran Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam APBD 2024 yang dinilai terlalu besar.
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menegaskan bahwa pemberian beasiswa dan pelatihan keterampilan untuk pemuda lokal harus menjadi prioritas dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten menyambut hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ketua Komisi A DPRD Bontang Heri Keswanto, mendorong peningkatan kesejahteraan tenaga honorer di Kota Bontang dengan mengusulkan penambahan tunjangan.
Anggota DPRD Bontang, Aloysius Roni menegaskan pentingnya penegakan aturan netralitas bagi perangkat RT, ASN, TNI, dan Polri untuk menjaga integritas demokrasi menjelang Pilkada Bontang 2024.
Anggota DPRD Bontang, Heri Kiswanto, memberikan kritik terhadap lokasi UMKM Center yang baru saja diresmikan di Jalan Parikesit, Kelurahan Bontang Baru.
Komisi A DPRD Kota Bontang menegaskan pentingnya sinergi yang erat antara legislatif dan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai dengan harapan masyarakat.
Anggota Komisi C DPRD Kota Bontang, Sem Nalpa Mario Guling, mendesak pemerintah kota segera merealisasikan perencanaan pembangunan infrastruktur jalan di Kampung Timur, Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat.
Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek pembangunan.
Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Joni Alla Padang, menyoroti perlunya perbaikan dan inovasi pada saluran air yang ada di Bontang Barat.















